Tahuna-Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Jumat dilanda hujan lebat,pada Jumat (25/04/2025) yang mengikbatkan meluapanya sungai Bulude di Kampung Barangkalang Kecamatan Manganitu.
Sebanyak 184 Kepala Keluarga yang terdampak harus mengungsi kelokasi yang lebih aman.Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe segera membentuk tim asesment tanggap bencana dan bergerak kelokasi bencana.
Asisten Satu Pemkab Sangihe Johanis Pilat sebagai ketua tim mengatakan pimpinan daerah bupati dan wakil bupati segera memerintahkan segera melakukan tanggap darurat dengan turun langsung ke lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan darurat.
“Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan untuk dapur umum selama tiga hari bagi warga yang terdampak serta penangan lokasi seperti, penimbunan material sirtu dan pasir dijalan desa dan pembuatan bronjong sebagai tanggul sementara” jelas Pilat kepada sejumlah wartawan.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Pilat membeberkan ada sebanyak 11 KK yang masih bertahan dilokasi pengungsian tepatnya di Geraja Samaria Dan langsung mendapatkan penanganan pelayanan kesehatan oleh dinas Kesehatan.
“Saat ini juga warga dibantu oleh aparat TNI dari Koramil 1304 Manganitu sementara melakukan kerjabakti penimbunan jalan desa tang rusak. Pemkab Sangihe juga akan menurunkan alat berat memperlancar proses pekerjaan,” ujar Pilat.
Sejumlah instansi teknis terkait dikerahkan ke lokasi bencana seperti BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan dinas PUPR.(*)








