Kodal– Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, menggandeng Bappenas dan Universitas Tadulako (Untad) Palu untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Ini dimaksudkan untuk mempercepat penyusunan RPJMD Morut yang disesuaikan dengan visi-misi Bupati Morowali Utara 2020-2024, Dr dr Delis J. Hehi dan H. Djira.K, SPd.MPd yang baru dilantik pada 30 April 2021.
Visi misi itu adalah menjadikan Morowali Utara menjadi daerah yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera (SCS).
Dalam rangka pembahasan awal pokok pikiran dan kerangka dasar penyusunan RPJMD itu, Pemkab Morut menggelar seminar perdana secara online/dalam jaringan (zoom meeting) dengan para ahli dari Deputy Tata Ruang Bappenas dan Untad Palu di Ruang Kerja Bupati Morut, Selasa (18/05/2021).
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
- Wakili Plt Bupati, Novia Tamaka Hadiri Peresmian SPPG Polres Kepulauan Sitaro
- Sekwan Silangen Terima Kunjungan Siswa Manado Independent School : Berikan Wawasan Mengenai Tata Kelola Pemerintahan, Layanan Publik dan Fungsi Legislatif
Zoommeeting ini dihadiri Sekda Musda Guntur, para asisten sekda, ketua bappeda dan puluhan pejabat terkait dari berbagai OPD terkait.
Bupati Morut Delis J. Hehi dalam pengarahannya menyampaikan terima kasih atas kesediaan para expert dari Bappenas dan Untad Palu untuk menyiapkan naskah akademik RPJMD yang nantinya akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah oleh DPRD.
Salah satu hal yang disoroti ahli dari Bappenas adalah masalah sektor pertambangan dan upaya meningkatkan kualitas SDM generasi muda lokal agar siap memanfaatkan peluang kerja di sektor pertambangan sehingga tidak perlu merekrut tenaga kerja dari luar. (Roma.Media Center Delis Djira)






