Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem pada Rabu (3/12/2025), menyusul prakiraan hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pukul 09.36–11.30 WITA.
Sejumlah kecamatan diproyeksikan terdampak, sehingga pemantauan dan respons cepat di tingkat desa diminta diperketat.
Berdasarkan informasi cuaca terbaru, kondisi berpotensi meluas ke Kecamatan Wori, Dimembe, Likupang Barat, Talawaan, Kalawat, dan Likupang Selatan. Pemerintah daerah menilai situasi ini memerlukan kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah hingga masyarakat.
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE, MAP, MM, M.Si menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk pemerintah desa dan kelurahan, untuk aktif melakukan antisipasi dan memastikan jalur komunikasi penanganan bencana berjalan tanpa hambatan.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
“Kami mengimbau agar para kepala desa dan kumtua meningkatkan kewaspadaan, melakukan pencegahan dini, serta menyampaikan laporan situasi secara cepat dan faktual,” tegas Bupati Joune Ganda yang juga menjabat Sekjen Apkasi.
Ia turut meminta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta memanjatkan doa agar Minahasa Utara terhindar dari bencana akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil.
Informasi ini dirilis oleh Dinas Kominfo Minahasa Utara sebagai bentuk peringatan dini agar masyarakat dapat mengambil langkah pengamanan sejak awal. (T3/*)








