Tahuna-Gerakan Pangan Murah (GPM) terus digalakan oleh pemerintah dan kali ini bersama kepolisian Resos(Polres) kepulauan Sangihe secara serentak menggelarnya dibeberapa tempat, Kamis (14/8/25).
GPM yang merupakan program nasional ini telah di laksanakan mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres, hingga Polsek, yang bertujuan membantu masyarakat agar memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik SIK menjelaskan, GPM secara serentak di 9 Polsek dan tingkat Polres, dengan menghadirkan komoditas utama seperti beras SPHP serta bahan pokok penting lainnya melalui vendor yang ada dikabupaten Sangihe.
“Untuk harga, sudah pasti mengikuti ketentuan pemerintah. Tugas kami adalah membantu menyalurkan dan mendekatkan pemasarannya ke pusat keramaian dan pemukiman warga,” jelasnya
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
- Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf Dan Bantuan MUI, Untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Menurutnya, masyarakat kurang mampu yang menjadi sasaran kegiatan ini sudah terdata secara administratif oleh Dinas Sosial. Sebelumnya, TNI/Polri bersama Kantor Cabang Bulog Tahuna juga telah mengawal distribusi bantuan pangan dari pemerintah kepada sekitar 10.000 penerima di 15 kecamatan, termasuk wilayah kepulauan.
“Hari ini kita targetkan 10 ton beras di distribusikan. Untuk tingkat Polres di Taman Kota Tahuna di sediakan 2 ton atau 400 sak kemasan 5 kilogram, sementara sisanya di bagi di 8 Polsek. Hanya Polsek Marore yang belum melaksanakan karena kendala jadwal kapal,” jelas Kapolres Sangihe
Kapolres juga mengajak insan pers turut berpartisipasi dalam mengawasi penyaluran bantuan serupa agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.
Giat ini turut di hadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Sangihe Marvein Hontong, perwakilan Bulog, Dinas terkait, Megaria Supermarket, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.(Yoss)






