Morut-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Tahun 2025, di ruang pola kantor Bupati Morut, Kamis (19/06/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemda Morut dengan mengusung tema ‘ Penguatan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa untuk Mewujudkan Pengadaan Barang/Jasa yang Berkualitas di Kabupaten Morut. ‘
Kepala BPBJ, Moh Ridho Hamzah, SPi MSi AIFO-P, dalam laporannya, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong penguatan SDM di bidang pengadaan barang dan jasa. Ia menegaskan, pentingnya pejabat PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dipegang oleh orang-orang yang memiliki kompetensi, serta telah mengikuti pelatihan atau memiliki sertifikasi PBJ. Selain itu, seluruh kuasa pengguna anggaran juga diharapkan memahami proses dan aturan dalam pengadaan barang dan jasa.
Moh Ridho, memaparkan, capaian yang telah diraih Kabupaten Morut, yakni skor Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) tahun 2024 sebesar 76,78 dengan predikat baik. Kata dia, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa di tahun-tahun mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Morut, Ir Musda Guntur MM, saat membuka kegiatan, menekankan, pentingnya penyatuan pemahaman terkait proses pengadaan berbasis digital. Ia menyebutkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengadaan di Morut masih belum sepenuhnya memenuhi harapan, sehingga menjadi target utama perbaikan tahun ini.
“Semua proses pengadaan harus memiliki indikator yang jelas dan terukur secara kuantitatif, agar bermanfaat dan menjadi bahan evaluasi untuk menjadikan Morut lebih baik ke depan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ini turut diisi dengan pemaparan materi dari Kajari Morut yang diwakili oleh Kasi Pidsus Andi M. Dedi Hidayat SH, Inspektur Inspektorat, Romel Tungka, SPt, serta pemateri dari Perwakilan PBJ Sulawesi Tengah ( Sulteng), Lukman, yang hadir secara daring.
Menutup kegiatan, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menyampaikan, apresiasi atas pelaksanaan Rakorda ini. Ia menegaskan, bahwa kunci perbaikan sistem pengadaan di Morut terletak pada penguatan SDM. Bupati Delis, mendorong adanya layanan pendaftaran dan konsultasi bagi pelaku usaha, untuk mempercepat pertumbuhan produk usaha mikro, usaha kecil, koperasi lokal, serta mengajak semua pihak untuk terus berbelanja produk lokal.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ditutup dengan pemberian piagam penghargaan kepada perangkat daerah yang telah menunjukkan kepatuhan dan ketepatan dalam pengelolaan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan pelaksanaan e-purchasing.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, seperti Anggota DPRD Morut, Usman Ukas dan Ince Mochamad Arief Ibrahim, Wakapolres Morut Kompol Suriadi, SH MM, para Pimpinan OPD, Kabag, Camat, PPK, PPTK, serta bendahara se – Morut. (Diskominfo/NAL)








