MITRA, RedaksiSulut.com – Ramai diberitakan Direktur PT. Bangkit Limpoga Jaya (BLJ) Noerhalim lakukan penganiayaan melukai karyawannya di beberapa media online pekan pekan terakhir, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan ini berikan klarifikasi.
Menurut pihak perusahaan, pemberitaan tersebut tidak benar. Insiden yang terjadi justru Basecamp PT. BLJ, Kamis, 9 Februari 2023 (beberapa waktu kemarin), menjadi korban penyerangan dari sekelompok orang, belakangan diketahui dikoordinir oleh oknum Kepala Security Perusahaan berinisial MW.
“Pada saat itu, Direksi yang berada di perusahaan dan para karyawan lainnya yang telah menjadi korban penyerangan yang dilakukan sekelompok masa yang membawa senjata tajam dan kayu,” ungkap Inggrid S Bawias salah satu direksi perusahaan diiyakan Widi Syaleindra.
Bahkan, lanjut Bawias, akibat dari penyerangan tersebut, selain menghancurkan Basecamp PT. BLJ, juga melukai Direktur Noerhalim. “Sehingga sebagai salah satu korban pengancaman dan penyerangan yang mengalami luka-luka pada malam itu, Direktur telah melaporkan permasalahan ini ke Polres Mitra, dan saat ini sedang berproses,” pungkas Bawias.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
(***)






