Morut-Proyek pembangunan jembatan Dua di Desa Baturube Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang dikerjakan oleh CV Anirah Karya Mandiri senilai kurang lebih Rp. 2, 3 Milyar dikerjakan secara bertahap, dan sudah sesuai dengan prosedur yang ada.
PPK Proyek Pembangunan Jembatan Dua Dinas PUPR Morut, Darwin Lion, kepada media ini, diruang kerjanya, Senin (06/04/2026), membantah keras tudingan yang menyebutkan, bahwa proyek tersebut dianggap mangkrak.
“Proyek tersebut tidak mangkrak. Pembangunannya dilakukan secara bertahap, dan tahun ini kembali direncanakan keberlanjutannya, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang tersedia, ” tegas Darwin.
Darwin, sapaan akrabnya, menjelaskan, bahwa desain awal jembatan tersebut menggunakan pier tengah dengan pondasi tiang pancang, namun setelah evaluasi tehknis di ubah menjadi single span (tanpa pier tengah) agar lebih efisien dan aman.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Kata dia, perubahan ini menyebabkan bentangan menjadi lebih panjang, sehingga dilakukan perhitungan ulang struktur atas, serta penyesuaian formasi/jumlah tiang pancang untuk memenuhi daya dukung. Sementara itu, kondisi konstruksi yang belum tersambung, sepenuhnya merupakan bagian dari tahapan pekerjaan dan penyesuaian desain, bukan mangkrak.
“Proyek jembatan dua Baturube ini juga sebelumnya, sudah di audit oleh BPK RI Perwakilan Sulteng. Intinya pembangunannya sudah dikerjakan sesuai dengan prosedur yang jelas, ” tukas Darwin. (*)






