Kotamobagu – Seorang siswi diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu rumah tangga berinisial JM di dalam halaman sekolah Rabu,(09/10/2024) sekitar pukul 08.00 pagi.
Kepala sekolah membenarkan kejadian ini saat dikonfirmasi oleh awak media. Menurutnya JM datang ke sekolah awalnya hanya untuk meminta bertemu dengan siswi tersebut guna membahas masalah yang melibatkan anaknya.
“Tidak ada tanda-tanda bahwa pelaku akan melakukan tindakan kekerasan,” jelas kepala sekolah. Ia juga menambahkan bahwa pertemuan antara terduga pelaku dan siswi itu dimediasi oleh guru sekolah.
Namun, tanpa diduga, saat pertemuan berlangsung, JM tiba-tiba melayangkan tamparan kepada siswi tersebut.
- Terkait Dugaan Black Campaign, Yusril Ajukan Gugatan PAW Pilkades Bimor Jaya Ke Panpel Kabupate
- Busyro Sebut Prinsip Keberimbangan, Akurasi, Dan Kepatuhan Kode Etik Jurnalistik, Fondasi Utama Bangun Kepercayaan Publik Terhadap Media
- Wali Kota Caroll Senduk Lepas 200 Peserta Eco Trail Run, Promosikan Keindahan Alam Tomohon Lewat TIFF 2026
Seorang guru yang mencoba melerai kejadian itu justru ikut terkena pukulan dari pelaku.
“Pihak sekolah sudah berupaya mencegah kekerasan, namun tampaknya ibu itu sudah memiliki niat buruk,”ungkap guru yang melerai kejadian itu.
Keluarga siswi yang menjadi korban segera melaporkan insiden ini ke Polres Kotamobagu berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STTLP/B/405/X/2024 dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/405/X/2024, atas dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Kotamobagu. (Midi)







