Manado – Dimasa Pandemi Covid-19 ini, Bakti Wanita Advent Conference Manado dan Provinsi Maluku Utara , terus melakukan kegiatan sosial dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) .
Buktinya, dalam rangka merayakan hari kemerdekaan yang ke-76 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2021 lalu, Bakti Wanita Advent berempati sekaligus membagi 100 paket makanan dan minum secara gratis bagi warga yang dijumpai di kawasan Godbless Park hingga ke Mega Mall. Minggu (29/08/2021)
“Kegiatan ini merupakan wujud kepeduliaan serta berempatinya Bakti Wanita Advent Kota Manado,” ucap Direktur Bakti Wanita Advent Conference Manado dan Provinsi Maluku Utara Dra Selvie Pungus Msi.

- Bupati Delis Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Morut 2026
- Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
Menurut mantan Kepsek SMP Advent Kairagi ini, kegiatan Bakti Wanita Advent (BWA) Kota Manado ini diwujudkan dengan ikut berbagi makanan gratis kepada pekerja kebersihan jalan, tukang ojek, pengangkut sampa, sopir, tuna wisma, tuna netra serta warga yang patut dan membutuhkan makanan di kawasan pusat Kota Manado.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tajuk “Peduli Kasih dimasa pandemi” Dan kegiatan ini akan berlanjut pada bulan depan untuk berbagi kasih.” tukasnya.
Wanita kelahiran Tomohon yang menamatkan studinya di Universitas Klabat Airmadidi inipun menambahkan semoga dengan bantuan ini boleh menyentuh hati melalui pembagian bahan makanan dan minuman secara gratis.
“Bakti Wanita Advent Kota Manado akan terus melayani dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan,” Ujarnya.
Sementara itu Ketua Bakti Wanita Advent Kota Manado Wilda Assa SH,MH membenarkan bahwa kegiatan Bakti Wanita Advent (BWA) ini dilaksanakan secara rutin termasuk dimasa pandemi Covid-19 ini.
“Pekan depan kami rencanakan akan berbagi kasih dengan masyarakat yang ada di Kepulauan Bunaken ,” pungkas Dosen Senior di Fakultas Hukum Unsrat Manado ini. (*/JM)






