Manado – Dalam melaksanakan tata kelola administrasi baik keuangan dan data-data, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Manado melakukan audit internal untuk mencegah temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Inspektorat Daerah Kota Manado.
Hal ini dibuktikan oleh Direktur PD Pasar Kota Manado, Stenly Suwuh kepada Kepala Bagian (Kabag) Keuangan, Paske Modaso untuk memimpin langsung kegiatan Audit Internal.
” Audit Internal dilakukan supaya mereview kembali Surat pertanggung-jawaban (SPJ) yang ada, supaya nanti setelah ada pemeriksaan Inspektorat maupun BPK, semuanya sudah dilengkapi sesuai mekanisme atau peraturan yang ada, tentunya berpijak pada SOP yang ada ” Tutur Dirut.
Selanjutnya, ia mengatakan bahwa Audit Internal yang telah dilakukan, harus sesuai setelah ditunjuknya Kabag Keuangan sebagai penanggung jawab akan laporan, seperti yang dicantumkan pada pemeriksaan tahun lalu ada catatan khusus dari LHPBPK tahun 2018 silam.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
“PD Pasar Kota Manado memiliki fungsi pengawasan Internal, khususnya keuangan dan saat itulah dilakukan Audit tiap tahun dan ada temuan” cetusnya.
Sementara itu, Kabag Keuangan PD Pasar Kota Manado, Paske Modaso menjelaskan bahwa pd pasar melakukan audit Internal ini agar pengelolaan data dan keuangan lebih bermutu dan diharapkan menjadi percontohan.
“Dapat saya jelaskan bahwa rata-rata di tiap organisasi mempunyai pengawasan Internal, apalagi birokrasi atau organisasi pemerintah, dan kami termasuk BUMD yang dibentuk sesuai Perda dan fungsi inilah yang sementara kami terapkan yang rutin setiap jelang akhir tahun” Tukas Modaso.
Lebih lanjut katanya, Ini merupakan suatu tindakan me-follow up temuan LHPBPK 2018 tentang Audit Internal dan dilakukan terus menerus agar sistim perusahaan semakin baik dalam tata kelola. “Kami mengecek semua berkas yang ada dari bulan Januari hingga November ini mana yang belum lengkap seperti nota pembelian, dokumen harus dibubuhi cap, atau lampiran foto, nah ini yang akan kami upayakan semuanya sudah dilengkapi lewat proses demikian.
Hal ini demi mengamankan perusahaan dari temuan temuan yang tidak baik untuk perusahaan daera pasar, dengan harapan ketika sudah lengkap pada pemeriksaan berikutnya tidak ada problem. ” Setelah aman, kami akan berfokus pada profit oriented, dimana perusahaan harus mempunyai keuntungan dan lebih mensejahterakan karyawan yang ada,” Tandasnya. (Dwi)







