Manado-Pasca erupsi Gunung Ruang yang mengakibatkan abu vulkanik menutupi area airside, personel Lanud Sam Ratulangi membantu membersihkan Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Kamis
(2/5/2024).
Belasan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan bagian taxiway, apron, runway, dan fasilitas lainnya di Bandara Internasional Sam Ratulangi. Menggunakan air bertekanan dari pipa hydran mobil pemadam kebakaran, seluruh personel yang terdiri dari Lanud Sam Ratulangi, Angkasa Pura I, Lanudal Manado, Polsek Bandara Sam Ratulangi, dan berbagai pihak lainnya bahu membahu membersihkan area dari debu abu vulkanik.
Pada kesempatan ini, GM Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Ibu Maya Damayanti mengatakan pihaknya dibantu stakeholder terkait bergerak cepat untuk membersihkan sebaran abu vulkanik Gunung Ruang yang menutupi bandara dengan menggunakan kendaraan dan peralatan yang ada.
“Pembersihan ini dibantu belasan mobil pemadam, kebakaran dari Pemkot Manado, Pemkab Minahasa Utara, Pemkot Bitung, Pemkot Tomohon, dan Pemprov Sulawesi Utara,” ujarnya.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Selain itu juga bantuan personel dari Lanud Sam Ratulangi dan instansi lainnya untuk mempercepat pembersihan runway, taxiway, dan apron.
Hingga saat ini, demi menjaga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado ditutup sementara.
Sementara itu, Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Ramot C.P. Sinaga, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa Lanud Sam Ratulangi senantiasa siap sedia membantu Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi agar dapat berfungsi secara normal pasca erupsi Gunung Ruang.
Menurutnya, ini merupakan salah satu perwujudan TNI AU yang AMPUH yaitu Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis. (*/Mal)





