Morut-Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Morowali Utara (Morut), menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dinamika yang terjadi di tengah pesatnya pembangunan dan pertumbuhan investasi di bumi tepo asa aroa tercinta.
PAPDESI Morut menegaskan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum, khususnya dalam hal pemberantasan korupsi, serta mendorong penyampaian aspirasi dan kritik yang rasional dan konstruktif, sebagai bagian dari iklim demokrasi yang sehat.
Namun, PAPDESI secara tegas menolak segala bentuk aksi demonstrasi yang dilakukan oleh pihak luar yang dianggap berpotensi memecah belah persatuan dan merusak kerukunan masyarakat di Morut.
“Kami percaya persatuan dan kerukunan adalah kunci keberhasilan pembangunan di daerah,” tegas Ketua PAPDESI Morut, Robert Ovan Podengge, dalam pernyataannya yang disampaikan secara terbuka.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Lewat pernyataan tegas ini, PAPDESI Morut menyerukan tiga poin utama:
1. Kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan ketertiban.
2. Kepada aparat berwenang agar meningkatkan pengamanan dan stabilitas daerah.
3. Kepada semua elemen masyarakat untuk terus mempererat persatuan dan menjaga kerukunan sosial.
Ia berharap, seluruh pihak dapat menjaga stabilitas sosial demi kelangsungan pembangunan yang berkelanjutan dan kedamaian didaerah ini. (*/ NAL)





