Sulut-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat, melalui operasi pasar murah yang akan digelar di 15 kabupaten dan kota,
Kepedulian Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, dalam menyikapi rintihan hati masyarakat karena harga beras naik, mendapat apresiasi luas dari warga Sulut.
“Pak Gubernur Yulius tanggap dalam merespons langsung gejolak harga bahan pokok, khususnya beras yang belakangan ini melonjak”,ujar warga Manado Audy Mangente.SE.
Ia mengapresiasi gerakan operasi pasar murah tersebut, karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Dengan adanya operasi pasar ini, masyarakat merasa terbantu membeli beras dengan harga terjangkau,” tandas Mangente.
Wakil Ketua BARMAS (Barisan Masyarakat Adat Sulut) Kota Manado ini menyebutkan, langkah Gubernur Yulius Selvanus menggelar pasar murah merupakan bentuk nyata dari komitmen dalam menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi daya beli masyarakat.
“Operasi pasar murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dan bantuan ini benar-benar tepat sasaran. Salut untuk Pak Gubernur Yulius Selvanus”,ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Feldy Moleong, Warga Malalayang, mengapresiasi gerak cepat Gubernur Yulius menyikapi fluktuasi beras saat ini.
“Ini bukti nyata pemimpin yang tanggap dan berpihak pada rakyat. Operasi pasar murah merata untuk seluruh daerah di Sulut”,ungkap Kaloh Sapaan akrabnya.
Mantan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Manado ini juga menyebutkan, gerakan pasar murah tersebut menjadi bukti nyata bahwa Gubernur Yulius peduli dengan rakyatnya.
“Saya harapkan program operasi pasar murah ini diharapkan berjalan lancar. Agar dapat meringankan beban masyarakat untuk membeli bahan pokok beras”,pungkas Kaloh. (***)







