Molino-Open Turnamen Sepak Bola Danyon Cup I dalam rangka memeriahkan HUT ke-1 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 825/Garuda Yudha Sakti (GYS) membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Open turnamen yang digelar dilapangan sepak bola Kompi Molino Kecamatan Petasia Timur 7 – 20 Agustus 2026 tersebut, sukses menggerakkan roda perekonomian bagi warga sekitar.
Komandan Batalyon (Danyon) Yonif TP 825/GYS, Letkol Inf Alkomar, SIP M Tr Mil, menyampaikan, bahwa turnamen yang diikuti oleh 12 Kesebelasan ini tidak hanya bertujuan untuk mencari bibit atlet sepak bola berbakat, tetapi juga untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Selain itu, kehadiran ratusan penonton sepanjang dua pekan pelaksanaan kegiatan, menjadi peluang emas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Kami bersyukur kegiatan ini dapat memberikan ruang bagi masyarakat sekitar untuk berniaga. Peningkatan perputaran ekonomi warga di sekitar markas komando merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Letkol Inf Alkomar, dalam sambutannya.
Dampak ekonomi itu, dirasakan langsung oleh para pedagang kecil yang menggelar lapak di sekitar area pertandingan selama turnamen bergulir. Salah satunya adalah Rifki (53), seorang pedagang siomay keliling yang memanfaatkan momen keramaian ini sejak pembukaan pada Jumat (07/08/2026). Ia mengaku, omzet penjualannya meningkat drastis.
“Biasanya saya harus berkeliling jauh untuk habis. Sejak ada Danyon Cup I ini, saya cukup mangkal di sekitar lapangan Kompi Molino dan jualan langsung ramai diserbu penonton. Terima kasih kepada Pak Danyon dan jajaran Yonif 825 yang sudah menggelar turnamen ini,” ujar Rifki sembari melayani parabpembeli.
Ajang sepak bola yang berlangsung hingga 20 Agustus 2026 ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan bagi Yonif TP 825/GYS. Dengan antusiasme warga yang tinggi, turnamen ini terbukti tidak hanya menghibur pecinta olahraga, tetapi juga konsisten menghidupkan sektor ekonomi kreatif di bumi tepo asa aroa tercinta. (*)






