Langowan- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven O.E Kandouw (OD-SK) kini menghadirkan pelayanan Operasi Mata di RSUD Noongan.
RSUD Noongan Rabu (24/-3/2023) mulai kembali melakukan pelayanan Operasi Katarak kepada masyarakat yang ada di sekitar Wilayah Pelayanan RSUD Noongan dengan menggunakan teknik PHACOEMULSIFIKASI.
Phacoemulsifikasi adalah teknik operasi katarak menggunakan mesin bergelombang ultrasonik.
Kepala RSUD Noongan, dr Inggrit Giroth, kepada wartawan menerangkan, Phacoemulsifikasi ini bertujuan memperbaiki penglihatan pasien yang terganggu karena katarak.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Menurutnya, ada beberapa kelebihan dari operasi katarak dengan menggunakan teknik Phaco Emulsifikasi antara lain:
- Sayatan sangat kecil (± 2,75 mm)
A.Proses cepat (± 15 menit)
B.Tanpa Jahitan - Pasien dapat langsung pulang setelah operasi
- Perawatan dan pemulihan lebih cepat
- Dapat dilakukan pada semua tingkatan katarak, dan
- Mengurangi rasa nyeri, ngeres dan ketidaknyamanan setelah operasi.
“Pelayanan mata dari kami dimulai dengan pemeriksaan mata gratis di beberapa desa,” ungkap wanita smart ini.
Istri tercinta Anggota Dekab Minahasa Herson Walukow ini melanjutkan, hari ini ada 12 orang yang akan dioperasi.
Adapun operasi katarak dengan teknik phaco di RS noongan diperkuat dengan tim dokter yang terdiri dari 3 dokter spesialis.
“Satu dokter sudah memiliki jam terbang yang tinggi menggunakan teknik ini, 1 dokter mata lulusan luar negeri dan 1 lagi dokter mata yang punya skill dalam melakukan operasi katarak teknik phaco,” ungkapnya.
Giroth kemudian mengimbau masyarakat yang ada di Langowan dan sekitarnya boleh memanfaatkan pelayanan yang telah dihadirkan pemerintah ODSK.
“Untuk pembiayaan operasi mata teknik ini dapat menggunakan kartu KIS atau kartu BPJS,”kata Giroth sembari menambahkan, pada pelaksanaan perdana ini dibuka dengan Ibadah. (*)





