Palu,-Acara puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2024 di Palu, Rabu (07/08/2024), cukup membanggakan bagi Morowali Utara ( Morut) yang bertabur piagam penghargaan atas berbagai prestasi pembangunan di bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Alno Berniat Sanampe, SKM MKes, mengemukakan, dalam acara yang berlangsung di Sriti Convention Hall Palu itu, Morut memperoleh empat piagam penghargaan.
Penghargaan yang diterima oleh Wakil Bupati (Wabup) Morut H Djira K SPd MPd tersebut, masing-masing piagam penghargaan sebagai Terbaik I Penyusunan Dokumen Grand Disain Pembangunan Kependudukan 5 Pilar Tahun 2024-2045.
Penghargaan ini, kata Nober, sebagai wujud komitmen Pemda Morut dalam melaksanakan pembangunan berwawasan kependudukan.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Penghargaan lainnya adalah Juara III Tingkat Provinsi dalam indeks kualitas pelayanan KB dan Juara III cakupan tertinggi pelayanan KB implant.
Selain itu, PT Agro Nusa Abadi (ANA), perusahaan swasta nasional yang memiliki perkebunan kelapa sawit ribuan ha dan pabrik CPO di Petasia Timur, sebagai klinik terbaik dalam mendukung dan berpartisipasi menyukseskan pelayanan KB dalam rangka Hari Buruh se Dunia 2024.
Piagam penghargaan tersebut, diserahkan langsung, Sekprov Sulteng, Novalina Wiswadewa kepada Wabup Djira.
Pada kesempatan itu, Wabup Djira, mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemda Morut, khususnya Dinas Kependudukan, KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang sudah bekerja keras menyukseskan program-program kependudukan.
“Ini bukan prestasi Bupati dan Wabup, tetapi prestasi teman-teman aparatur serta semua pemangku kepentingan di bidang ini,” kata mantan Kadisdikbud Morut itu. (MCDD/NAL)







