Jateng-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Nusron Wahid, mendorong kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam percepatan sertipikasi tanah serta penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Di Jawa Tengah (Jateng) sendiri, ada sekitar 19 persen dari total 2,2 juta Ha tanah yang belum terpetakan dan tersertipikasi. Sementara untuk RDTR, Jateng perlu menyelesaikan total 322 RDTR. Dua hal yang saling berkesinambungan ini juga menjadi bahasan utama dalam dialog Menteri Nusron, bersama dengan Kepala Daerah Se-Jateng.
“Jika tidak segera disertipikasi, tanah-tanah ini berpotensi memicu konflik di kemudian hari. Karena itu, dibutuhkan kerja sama erat antara Kementerian ATR/BPN, Gubernur, serta para Bupati dan Wali Kota,” tegas Menteri Nusron usai dialog Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se-Jateng yang di gelar di Kantor Gubernur Jateng, baru – baru ini. (Hms ATR BPN/NAL)
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah







