Bitung, Redaksisulut – Masuk pada hari ke-3 Martin Daniel Tumbelaka (MDT) didampingi Ketua DPK PKPI Kota Bitung, Superman Boy Gumolung, Sekretaris DPK, Vesco Dandel, Pendukung dan Relawan lakukan Penyemprotan cairan Disinfektan di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga. Jumat, (27/3/2020).
Kegiatan ini sudah mulai dilakukan pada hari Rabu, 25 Maret 2020 di Kampung Pisang (Kampis), Kecamatan Maesa. Hari kedua pada tanggal 26 Maret 2020 di Pasar Tua Kecamatan Maesa dan pada hari ini di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga.
MDT yang pada saat itu turun langsung lakukan penyemprotan cairan disinfektan mengatakan bahwa kami turun ikut berpartisipasi bersama pemerintah dalam pencegahan covid-19.
“Ini merupakan penyemprotan di hari ke 3, dimana kami melakukan penyemprotan ke rumah-rumah warga serta membagikan masker karena saat ini masker sulit didapatkan dan untuk besok rencanannya akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke perusahaan-perusahaan di Kota Bitung”. Katanya.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
MDT juga mengatakan bahwa saat ini kami sudah komitmen untuk tidak berbicara politik karena kami lebih memikirkan bagaiman cara masyarakat terhindar dari virus corona atau covid 19.
“Mudah-mudahan dengan langkah ini, masyarakat bisa terhindar dari covid 19. Saat ini alat semprot kami baru 3 buah tetapi tiap kali kami turun lakukan penyemprotan semua masih bisa terkafer dengan baik” . Kata MDT.
Seraya menambahkan bahwa “Walaupun saat ini alat semprot dan masker masih sulit didapatkan tetapi kami masih terus berupaya dengan saling berkomunikasi untuk mendapatkan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Untuk alat semprot rencananya akan di tambah 2 buah agar pengerjaan pencegahan ini bisa maksimal”. Tambahnya.
Untuk kegiatan ini masih belum bisa dipastikan selesai sampai kapan. Rencananya selama masih jadi problem, kami akan terus lakukan. (Wesly)






