Bitung, Redaksisulut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung Lantik Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Tahun 2024 di Ruang SH Sarundajang. Selasa, (24/1/2023).
Dalam pelantikan 207 anggota PPS oleh Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw ini disaksikan Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Kapolres Bitung, Asisten 1 Setda Kota Bitung, Kepala Kesbangpol, para Komisioner KPU Bitung serta Para Camat dan Lurah.
Untuk Pantia Pemungutan Suara Pemilihan Umum yang sudah dilantik sebanyak 207 orang ini ditetapkan mandat berlaku mulai hari ini tanggal 24 Januari 2023 sampai tanggal 4 April 2024.
Dalam kesempatan itu , Deslie dalam sambutannya menegaskan bahwa Panitia Pemilu yang baru saja dilantik akan bekerja dan melaksanakan tugas dengan bertanggunb jawab, adil, serta menjaga integritas.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah

Tak hanya itu, Deslie juga dalam kesempatan mengklarifikasi terkait isu yang beredar terkait ketidaksiapan KPU dalam Pemilihan Umum 2024.
“Kami ingin menepis isu yang beredar di lapangan bahwa dikatakan Komisi Pemilihan Umum tidak siap melaksanakan Pemilu. Kami tegaskan, hari ini kami lakukan pelantikan secara serentak di 514 Kabupaten/Kota dan kami siap untuk Pemilu 2024. Kami menegaskan tidak ada penundaan Pemilu sesuai arahan Presiden dan Pemilu tetap berjalan sesuai dengan yang sudah ditentukan”. Ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri yang hadir dan menyaksikan pelantikan ini mengucapkan selamat atas dilantiknya Panitia Pemungutan Suara Pemilihan Umum Tahun 2024 Kota Bitung.
“Semoga kedepan dapat mengemban tugas ini dengan penuh kejujuran dan adil sesuai dengan apa yang sudah tertulis di Undang-Undang”. Kata Maurits seraya mengingatkan kepada ASN/THL yang berani berpolitik akan ditindak tegas bahkan sampai akan dicabut dari jabatan.
Dari pantauan, usai pelantikan dilanjutkan dengan Bimbingan teknis (Bimtek) PPS di ruang SH Sarundajang. (Wesly)






