Dra Neivi Lenda Pelealu MSi
Manado – Akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak akhir tahun 2019, sangat berdampak pada sektor pariwisata.
Tidak itu saja, berbagai agenda dan iven pariwisata tahun 2020 juga ikut merasakan imbas mewabahnya virus Corona.
Salah satu yang terdampak adalah Manado Fiesta iven tahunan pariwisata Kota Manado.
Meski tak seperti tiga tahun sebelumnya yang digelar spektakuler dengan dihadiri para tamu dari luar Manado maupun luar negeri, tahun 2020 ini Manado Fiesta dilaksanakan secara virtual.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata telah merancang konsep pelaksanaan Manado Fiesta virtual.
“Untuk tahun 2020 ini, memang kita tidak menggelar Manado Fiesta seperti tahun 2017, 2018 ataupun 2019. Kita sudah siapkan konsep Manado Fiesta secara virtual. Sudah ada tim kita yang akan mengolah konsep ini dan dipublish ke publik melalui sosial media,”ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Dra Neivi Lenda Pelealu MSi, Rabu (22/04).
Menurutnya, meski dilakukan secara virtual, Manado Fiesta 2020 tetap mengusung 7 F yakni Fish and Coral, Fashion, Fair, Food, Flying, Funtastic dan Faith.
“Meski hanya ditampilkan virtual tapi kita tetap mengusung tujuh F, penyajiannya mungkin agak berbeda,”tandas Pelealu. (JM)







