Minahasa – Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minahasa Ir. Teddy Lumintang, M.Si, mengingatkan para pelaku konstruksi memperhatikan kode etik karena dapat memengaruhi berhasil atau tidaknya pekerjaan konstruksi. Hal itu dikatakan Kadis PUPR bertempat di ruang kerjanya Senin (29/08/2022).
Saat di tanyakan kualitas pekerjaan kontruksi, Lumintang menegaskan kami sudah menurunkan para pengawas untuk mengecek langsung setiap pekerjaan konstruksi yang ada khusus di Minahasa.
“Bilamana ada pekerjaan yang dilakukan pihak ketiga yang tidak sesuai kontrak kerja tentunya akan dikenakan sangsi. Tidak akan membayar dan perusahan akan di anggap cacat (becklees).
Lanjut Lumintang, menyampaikan pihaknya akan turun meninjau langsung setiap pekerjaan kontruksi dilapangan memastikan pekerjaan kontruksi apa sudah sesuai standar, bukan kerja asal – asalan.
- Berkontribusi Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
- Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
- Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari
“Kami akan bekerja sebaik – baiknya begitu pun para kontraktor saya imbau kerjalah sesuai kontrak kerja jaga nama baik perusahaan, sebab yang kita bangun ini milik torang samua baik warga Minahasa dan dari luar Minahasa.” Pungkas Lumintang. (Ronny).






