Morut-Bupati Morowali Utara (Morut) Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, membuka secara resmi kegiatan peningkatan produktivitas Morut, sekaligus melepas para peserta kelas Boarding pelatihan bahasa Mandarin, di ruang pola kantor Bupati Morut, Selasa (17/10/2023) pagi.
Program pelatihan tersebut, merupakan kerjasama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Morut dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Makassar Provinsi Sulsel.
Jumlah peserta pelatihan produktivitas sebanyak 75 orang, merupakan penggiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Morut. Sementara itu, untuk kelas boarding dan pelatihan bahasa Mandarin 16 orang terdiri dari masyarakat umum yang juga merupakan warga Morut.
Bupati Delis, dalam sambutannya, memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada pihak BPVP Makassar yang telah bersedia memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Morut.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
“Saya berharap, peserta yang ada bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, untuk meningkatkan skilnya, karena semuanya telah didukung penuh dengan sarana dan prasarana balai pelatihan yang memiliki kualitas terbaik di kawasan Timur Indonesia, ” ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini memang pihaknya sangat konsen terhadap peningkatan kualitas SDM di Morut.
“Saat ini sudah banyak program Pemda Morut, yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM. Rencananya kedepannya juga, kita akan membangun Balai Pusat Pelatihan di Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut, ” kata orang nomor satu diMorut itu.
“Sebagai bentuk apresiasi Pemda Morut, masing – masing peserta pelatihan akan diberikan uang saku sebesar Rp. 1,5 Juta, ” tandas Politisi Senior DPP Partai Hanura.
Sementara itu, Kepala BPVP Makassar, La Ode H Polondu SPd MPd, menjelaskan, BPVP Makasar merupakan balai pelatihan terbesar dengan kualitas yang sangat baik di kawasan Timur Indonesia, yang mencakup wilayah Sulawesi dan Papua.
Dengan demikian kata dia, pihaknya optimis para peserta didik dapat mengikuti pelatihan dengan baik, serta bisa mengasah skil produktivitas yang dimiliki, agar bisa semakin meningkat sesuai dengan bidangnya masing-masing.
“Semoga perhatian Pemda Morut ini, bisa dimanfaatkan dengan baik, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produktivitas UMKM dan juga keahlian berbahasa Mandarin bagi peserta dari Morut, ” jelasnya.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Nakertrans Morut, Kartiyanis Lakawa ST, Kadis Perindakop Morut, Yanisman Botuale SE MM, serta tamu undangan lainnya. (Hms/NAL)








