Kolonodale – Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, mengambil Sumpah/Janji sebanyak 42 Kepala Sekolah (Kepsek) Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Morut.
Adapun seremonial pelantikan itu, terungkap jelas dalam kegiatan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional Kepsek dilingkungan Pemda Morut Tahun 2026, diruang pola kantor Bupati Morut, Kamis (13/08/2026) sore.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Morut, H Djira K SPd MPd, Sekda Morut, Ir Musda Guntur MM, perwakilan Forkopimda Morut, Kepala BKPSDM Morut, Drs Nimrot Tandi, sejumlah Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, 42 Kepsek SD dan SMP yang dilantik, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Delis, dalam sambutannya, menegaskan, bahwa ke 42 Kepsek yang dilantik tersebut merupakan orang – orang pilihan dan terpilih, yang diberikan tanggung jawab dan amanah untuk mengembangkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada di sekolahnya masing- masing. Kata dia, ada 3 tugas utama seorang Kepsek, yakni managerial, inovatif, serta pengawasan.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Ia mengatakan, ditengah keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras) yang ada disekolah masing- masing, dituntut kejelian seorang Kepsek untuk bisa berinovasi dalam mengembangkan mutu dan kualitas pendidikan, tanpa harus tergantung dengan sumber pembiayaan yang ada.
Ia juga menegaskan, Pemda Morut sendiri, dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing bagi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan yang ada di bumi tepo asa aroa tercinta, tetap memprioritaskan alokasi anggaran pendidikan yang memadai.
” Ditengah kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat, anggaran pendidikan di Morut, termasuk beasiswa kami tidak potong. Semuanya ini kami lakukan bertujuan untuk membangun SDM yang unggul dan berdaya saing bagi masyarakat Morut, khususnya dalam terwujudnya Morut yang Sehat, Cwrdas, dan Sejahtera (SCS) jilid 2,” tukas orang nomor satu di Morut itu. (NAL)





