Morut – Kapolres Morowali Utara (Morut), AKBP Imam Wijayanto, SIK MH, menyatakan, siaga atas bencana banjir yang terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Morut saat ini.
“Kami telah menurunkan Tim tanggap bencana Polres Morut, untuk membantu serta mengevakuasi warga yang terdampak banjir, khususnya yang terjadi di wilayah Kecamatan Petasia Barat. Dan hari ini di Kecamatan Petasia Timur. “Ungkap Kapolres Imam, Sabtu (8/04/2023).
Hingga sore hari ini, anggota masih berjibaku membantu serta mengevakuasi warga yang terdampak banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Petasia Timur, tepatnya di Desa Bunta dan Tompira.
Kata dia, akibat banjir yang tetjadi, menyebabkan jalan yang menghubungkan Kecamatan Petasia dan Petasia Timur tersebut, tergenang air setinggi lutut orang dewasa.
- Joune Ganda : LTF Harus Tinggalkan Dampak, Bukan Sekadar Ramai Saat Festival
- Festival Koor Manado 2026 Resmi Diluncurkan, Wawali Richard Sualang: Optimalkan Potensi Manado Sebagai Kota Kreatif
- Buka Akses dan Tumbuhkan Ekonomi Desa Ambara: PLN UP3 Gorontalo Salurkan Bantuan Pembangunan Jalan Usaha Tani
“Untuk membantu masyarakat yang melintas, Polres Morut menurunkan beberapa kendaraan dinas untuk mengangkut warga beserta kendaraan roda dua mereka, baik yang akan menuju ibu kota maupun sebaliknya, ” kata Orang Nomor Satu dijajaran Polres Morut itu.
Terlihat kesigapan Personil Satlantas Polres Morut, di bawah kendali langsung Kasat Lantas, Iptu Arta Dwi Kusuma SIK, mengevakuasi para pengendara yang motornya harus mogok di tengah kepungan banjir karena berusaha menerobos banjir.
Pihak Polres Morut juga, telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pemda Morut, BPBD, TNI dan Personil Brimob dilapangan, untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.
” Kita doakan bersama agar banjir ini segera surut dan masyarakat bisa kembali beraktifas seperti biasanya, ” ujar Kapolres Imam. (Rls/NAL)






