Jakarta – Lanjutan proses persidangan gugatan yang diajukan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Paula Runtuwene dan Harley Mangindaan (PAHAM) ke Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (9/2) siang akan kembali digelar.
Sesuai rencana agenda persidangan kali ini ialah mendengarkan jawaban KPU, keterangan pihak AARS dan keterangan Bawaslu serta mengesahkan bukti para pihak.
“Setelah sidang pada 29 Januari dengan agenda mendengarkan pokok permohonan kubu PAHAM, untuk sidang Selasa esok, kami pihak AARS telah menyiapkan beberapa keterangan yang akan disampaikan untuk membantah dalil permohonan pemohon,” ujar Rangga P, kuasa hukum AARS via seluler dari Jakarta semalam.
Keterangan tersebut tambahnya, akan dilampirkan dengan beberapa bukti dimana salah satunya adalah rekaman keterlibatan sejumlah kepala lingkungan (Pala) dan Lurah dalam proses pemilihan yang dikumpulkan dan diarahkan untuk memenangkan Pihak Pemohon.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Bukti-bukti tersebut kata dia akan dimasukkan untuk membantah dalil pemohon terkait tuduhan pelanggaran terstruktur sistemaif dan masif (TSM).
“Bahwa pelanggaran TSM seharusnya dibuktikan dengan beberapa unsur diantaranya sejauh mana keterlibatan aparat pemerintah dan penyelenggara pemilihan. Bahwa potensi melibatkan aparat pemerintah dalam kasus ini seharusnya ada pada diri Pemohon, mengingat Walikota Incumbent adalah suami dari Calon Walikota pihak Pemohon,” sebut dia.
Rangga pun berharap agar semua bukti rekaman yang disampaikan kiranya dapat menjadi pertimbangan hakim MK untuk memeriksa dan memutus perkara ini. (**)






