oleh

KPU Sulut Gelar Rapat Koordinasi Peliputan Tahapan Pilkada Bersama Media

-Sulut-616 Dilihat

Sulut-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) Kenly Poluan secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi Peliputan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 bersama awak media yang berlangsung selama tiga (3) hari 26-28 Mei 2024,bertempat di Hotel Sentra Manado.

Dalam sambutanya Kenly Poluan mengungkapkan tantangan dan tugas berat penyelenggara Pemilu yaitu KPU dan Bawaslu dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada.

“Tugas berat kita kan dan menjadi beban bersama bagaimana pemilu dan sekarang ini pilkada menghasilkan apa yang kita sebut dengan demokrasi yang substansial, demokrasi yang lebih berkualitas. Masyarakat dapat memilih secara lebih baik di pemilu dan pilkada. Masyarakatnya lebih rasional dalam menentukan pemimpinnya dan para calon bisa mengorganisir dukungan sesuai dengan ketentuan. Nah itu kan yang menjadi tugas berat besar bagi kami sebagai penyelenggara. Kita harus mencari solusi secara bersama,” ungkap Kenly.

Lanjut Kenly, di tengah situasi politik saat ini baik lokal hingga internasional secara evaluasi melihat proses pemilu demokrasi semakin lama semakin bermasalah.

“Terutama terkait menghadirkan keadilan dan kontestasi yang sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi itu sendiri,” ucap Kenly.

Walaupun ini merupakan tantangan berat bagi penyelenggara dalam menciptakan pemilu/pilkada yang berkualitas, dengan melihat begitu banyak persoalan yang terjadi di lapangan kata Kenly harus melakukan terobosan-terobosan baru.

“Setidaknya kita menjadi oase dalam situasi sistem pemilu dan pilkada yang kita semua tahu bersama banyak sekali masalah-masalah terkait menghadirkan demokrasi yang substansial atau pemilu yang berkeadilan,” ucapnya.

Kenly juga menyentil terkait biaya Pilkada di tingkat provinsi.

“Saya sudah bilang sama teman-teman di kabupaten/kota bahwa biaya pilkada di tingkat provinsi sulawesi utara itu besar sekali. Dihitung pilkada tingkat provinsi dan 15 kabupaten/kota ada sekitar Rp.400 miliar. Nah, itu bagaimana secara bersama-sama provinsi, kabupaten/kota dan stakeholder termasuk media menjawab masalah-masalah yang kita semua sudah tahu,” tandasnya.

Sementara itu, Anggota KPU Sulut Salman Saelangi menjelaskan mengenai peran media dalam membantu proses sosialisasi program kerja KPU ke masyarakat. Salah satunya juga terkait tahapan pilkada untuk pendaftaran calon perseorangan yang akan dimulai pada 27 Agustus 2024 nanti.

“Saat ini, baru penyerahan bakal calon perseorangan. Harapannya media bisa membantu kerja-kerja KPU untuk sosialisasi program kerja ke masyarakat,” jelas Salman.

Diketahui, turut hadir Komisioner lainnya seperti, Meidy Tinangon,Awalludin Umbora (Secara virtual),Sekretaris KPU Sulut dan jajaran serta awak media (*)