KPU Kota Bitung “Sombong” Tak Libatkan Wartawan Dalam Debat Publik Calon Wali Kota

Bitung, Redaksisulut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung, diduga tak lagi menghargai profesi Jurnalis. Pasalnya Jurnalis yang ada di Kota Bitung tidak lagi dilibatkan dalam peliputan Debat Publik Pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung 2020.

Dalam hal ini KPU Kota Bitung tidak melibatkan wartawan Biro Bitung, mulai dari media online,cetak, dan Televisi untuk melakukan peliputan dalam Debat Publik yang diadakan KPU Kota Bitung.

Menurut informasi KPU Kota Bitung hanya menjalankan aturan sesuai dengan PKPU Nomor nomor 10 tahun 2020, terkait dengan pembatasan dan protap Covid-19.

Dalam Debat Publik Paslon yang akan dilaksanakan mulai dari pukul 20:00 sampai 22:00 ini membuat salah satu Wartawan Kota Bitung, Ferdinand Gioh Wartawan Media Online Merasa Kecewa.

“Yang dilakukan KPU Kota Bitung, itu sama melecehkan Wartawan Kota Bitung dimana kesehariannya melakukan tugas sebagai jurnalis Kota Bitung dan kami wartawan paham tentang aturan dan protap kesehatan. Kami juga jurnalis tahu bagaimana menerapkan protap itu. Meski tidak semuanya diijinkan masuk untuk meliput, setidaknya KPU Kota Bitung memberikan ruang kepada kami”. Jelas Gioh.

Ia juga mengatakan bahwa kami tidak meminta untuk semua datang meliput, tetapi kami hanya meminta ada perwakilan.

“Hanya perwakilan dari Media dan itu 1 orang saja agar kita bisa memberitakan hal ini. Jurnalis memiliki Undang-undang Pers dalam menjalankan tugas peliputan”. Tambahnya.

Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw saat dikonfirmasi membantah akan pihaknya tidak “Pandang Enteng” kepada Wartawan Kota Bitung.

“Kami hanya menjalankan regulasi. Kami hanya ingin memastikan setiap tahapan KPU Bitung bisa berjalan aman, lancar dan sehat dan dalam debat ini kita benar-benar memperhatikan protap kesehatan. Untuk orang yang hadir kita batasi dan sesuai dengan kesepakatan bersama oleh pihak LO, Paslon, Bawaslu dan KPU. yang hadir maksimal hanya 25 orang”. Katanya.

Deslie Sumampow yang juga mantan Wartawan Kota Bitung dan juga Ketua KPU Kota Bitung menanggapi hal ini dimana mengatakan bahwa tidak ada niat sama sekali tentang hal itu.

“Kami tidak ada niat sama sekali melecehkan teman-teman Wartawan Biro Bitung. Ini semata-mata kita hanya menerapkan protokol kesehatan. Lebih baik kami melindungi kesehatan dari pada kami melanggar aturan. Kami juga memohonkan maaf kepada teman-teman. Bukan kami tidak menghiraukan tapi hanya kami batasi”. Katanya.  (Wesly)

Related posts