Boalemo-Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Potanga, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, untuk meninjau langsung kondisi ruas jalan nasional yang terdampak longsor, pada Rabu (11/6/2025),
Ketua Komisi III, Espin Tulie, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat melemahnya struktur lereng yang telah berubah fungsi menjadi lahan perkebunan oleh masyarakat sekitar. Perubahan fungsi lahan tersebut menyebabkan terjadinya erosi parah.
“Erosi tak mampu lagi menahan sedimen dan arus air yang deras dari lereng gunung, sehingga mengakibatkan longsor,” ujar Espin kepada wartawan usai peninjauan.
Hasil dari kunjungan tersebut telah dilaporkan ke Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), namun pihak balai menyampaikan belum memiliki anggaran untuk melakukan perbaikan di lokasi terdampak.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
“Solusinya, harus dibangun teras ring atau penahan tebing untuk mencegah longsor susulan. Kami akan teruskan hal ini ke Pemerintah Kabupaten Boalemo agar dapat ditindaklanjuti,” kata Espin.
Komisi III menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam upaya mitigasi bencana serta perbaikan infrastruktur yang terdampak, guna menjamin keselamatan dan kelancaran akses transportasi bagi masyarakat. *







