Deprov-Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kyai, mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo untuk segera mengambil langkah penanganan terhadap kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Bilungala di Kecamatan Bonepantai yang semakin memprihatinkan.
Syamsir mengungkapkan bahwa meluapnya Sungai Bilungala setiap kali hujan deras terus menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. Sedikitnya tiga desa terdampak langsung, yakni Desa Bilungala Utara, Desa Pelita Hijau, dan Desa Bilungala.
“Saat musim hujan, banjir tak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menggenangi area pertanian dan fasilitas sekolah,” ujarnya.
Legislator Partai Gerindra ini menilai normalisasi sungai dan pemasangan tanggul merupakan langkah paling mendesak untuk mengatasi persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Titik kritis yang harus segera ditangani berada di area sebelum Jembatan Bilungala serta di bagian muara sungai.
- Joune Ganda Jadikan Disiplin Polisi Cilik sebagai Cermin Kinerja ASN pada Parade HUT RI ke-81
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
“Langkah ini penting untuk mencegah banjir tahunan yang terus merugikan masyarakat,” imbuhnya.
Syamsir menegaskan bahwa upaya penanganan tidak boleh lagi ditunda. Ia berharap BWS Sulawesi II Gorontalo segera menindaklanjuti kebutuhan normalisasi dan pembangunan tanggul demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat di wilayah hilir Sungai Bilungala. ***






