LUWUK-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali Utara Febriyanthi Hongkiriwang mengingatkan pentingnya mendidik anak dengan sabar dan tanpa kekerasan.
“Zaman sudah berubah. Kalau dulu ada orang tua yang mendidik anaknya dengan kekerasan, sekarang tidak ada lagi,” jelasnya.
Hal itu disampaikan saat tampil di depan mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia (STT) Star’s Lub Luwuk, Senin (3/4/2023).
Pada kesempatan itu hadir pula Bupati Morut Delis Julkarson Hehi serta para dosen/pendidik setempat.
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
- Sekda Edwin Roring: ASN Tomohon Harus Jujur, Bertanggung Jawab dan Sukseskan TIFF 2026
- Hak Jawab UNG Terkait Berita ‘Biar Gubernur’, Diduga Diintimidasi, Mahasiswa Komunikasi UNG Pilih Seret Kajur ke Ombudsman
Bupati mengakui kampus STT Star’s Lub sebagai kampus bersejarah. Karena selain banyak alumninya yang tersebar, banyak juga yang mengabdikan dirinya di pedalaman suku Wana di Morowali Utara.
Dalam pemaparannya, Febriyanthi membawakan materi berjudul “Mempersiapkan diri sebagai pendidik utama dalam keluarga”.
Materi itu dipaparkan kepada mahasiswa yang nantinya akan berkeluarga dan mengabdikan diri sebagai pelayan Tuhan, guru agama atau tugas kemanusiaan di tengahh masyarakat.
Istri Bupati Morut tersebut mengemukakan mendidik anak membutuhkan kesabaran dan ketekunan.
Menurutnya, jangankan kekerasan, ditegur saja seringkali menjadi masalah kalau anak tersebut tidak menerimanya.
“Di sinilah pentingnya mendidik anak dengan kasih sayang. Dan ingat, anak itu merupakan titipan Tuhan,” kata ibu tiga orang anak ini. (MC/John)








