LUWUK-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali Utara Febriyanthi Hongkiriwang mengingatkan pentingnya mendidik anak dengan sabar dan tanpa kekerasan.
“Zaman sudah berubah. Kalau dulu ada orang tua yang mendidik anaknya dengan kekerasan, sekarang tidak ada lagi,” jelasnya.
Hal itu disampaikan saat tampil di depan mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia (STT) Star’s Lub Luwuk, Senin (3/4/2023).
Pada kesempatan itu hadir pula Bupati Morut Delis Julkarson Hehi serta para dosen/pendidik setempat.
- Pemkot Kotamobagu Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Boki Hontinimbang, Dongkrak Ekonomi UMKM
- Gubernur Yulius Selvanus Saksikan Penampilan Tim MGN LPPD Kota Tomohon di Pesparawi Nasional XIV
- Gubernur Yulius Selvanus : Layanan Kesehatan Dekat, Cepat, dan Bermutu Jadi Kunci Sulut Maju Sejahtera
Bupati mengakui kampus STT Star’s Lub sebagai kampus bersejarah. Karena selain banyak alumninya yang tersebar, banyak juga yang mengabdikan dirinya di pedalaman suku Wana di Morowali Utara.
Dalam pemaparannya, Febriyanthi membawakan materi berjudul “Mempersiapkan diri sebagai pendidik utama dalam keluarga”.
Materi itu dipaparkan kepada mahasiswa yang nantinya akan berkeluarga dan mengabdikan diri sebagai pelayan Tuhan, guru agama atau tugas kemanusiaan di tengahh masyarakat.
Istri Bupati Morut tersebut mengemukakan mendidik anak membutuhkan kesabaran dan ketekunan.
Menurutnya, jangankan kekerasan, ditegur saja seringkali menjadi masalah kalau anak tersebut tidak menerimanya.
“Di sinilah pentingnya mendidik anak dengan kasih sayang. Dan ingat, anak itu merupakan titipan Tuhan,” kata ibu tiga orang anak ini. (MC/John)






