Morut-Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang juga Ketua TP PPK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, bersama para korban banjir yang mengungsi di Balai Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut, Selasa (01/04/2025).
Hal itu dilakukan Anggota DPD RI Asal Sulteng tersebut, sebagai bentuk rasa empati sekaligus sebagai pelipur lara bagi para korban banjir yang memiliki nasib kurang beruntung yang seharusnya menjadi momen bahagia bagi mereka yang beragama Islam.
Pada kesempatan tersebut, istri tercinta Bupati Delis, memberikan bantuan makanan dan juga bahan konsumsi lainnya kepada para pengungsi yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak. Bahkan dirinya pun ikut makan bersama para korban, sekaligus memberikan penguatan baik mental maupun spiritual khususnya kepada anak-anak agar dapat lebih kuat dan sabar dalam menghadapi cobaan yang dihadapi.
Saat berada ditengah-tengah para korban, Feby sapaan akrabnya, mengatakan musibah yang terjadi ini hendaknya bisa dijadikan sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Ia juga mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) akan selalu hadir ditengah- tengah masyarakat terutama saat terjadi musibah bencana alam seperti ini. Sehingga kata dia, masyarakat tidak perlu takut dan merasa sendiri dalam menghadapi musibah yang terjadi.
“Izinkan saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1446 H/ 2025 M bagi kita yang merayakannya. Semoga ditengah bencana yang ada, tidak akan mengurangi makna Idul Fitri, ” katanya.
Feby, menjamin ketersediaan bahan makanan untuk para pengungsi korban banjir. Selain itu posko kesehatan yang selalu siaga, akan menjamin kesehatan dan bantuan medis apabila sewaktu- waktu dibutuhkan.
“Satu pesan saya. Ketika banjir sudah surut, tolong jangan buang sampah sembarangan. Supaya tidak membuat banjir lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, yang sedianya dijadwalkan hadir. Namun karena alasan kesehatan, orang nomor satu di Morut tersebut, belum berkesempatan hadir ditengah-tengah para pengungsi korban banjir di Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur.(Diskominfo/NAL)





