Bonbol-Pemberhentian Direktur PDAM Bone Bolango Ahmad Bahri dari jabatannya, di nilai sudah tepat. Hal itu di katakan Ketua DPRD Bone Bolango Halid Tangahu,Rabu (13/03/2024).
Menurutnya, Pemberhentian itu,tentunya sudah melalui kajian dan komitmen yang tinggi dari Bupati Bone Bolango Merlan S.Uloli, sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM).
“Ini langkah yang tepat, dan sudah sesuai prosedur langkah yang di ambil Bupati, dalam mengedepankan pelayanan yang baik kepada masyarakat,”Ujar Tangahu.
Dirinya berharap,Direktur PDAM yang baru nanti harus memiliki kemampuan untuk menyusun dan melaksanakan strategi pengembangan jangka panjang dalam mengelola anggaran serta membangun hubungan yang baik bersama pemerintah daerah.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
“Direktur yang baru harus memiliki kemampuan strategis, manajerial yang tinggi, serta pengalaman dalam bidang pengelolaan air,”Tandas Tangahu. (*Arr)






