Noven Saputera
Jakarta – Suatu media harus terus menjaga jiwa Independen,sebagai Pers harus berimbang,mandiri dan independen dalam hal pemberitaan.
Media harus mampu berperan dalam mencapai suatu visi dan misi menuju indonesia maju dan modern sebagaimana media itu bisa berperan sebagai Pilar ke 4 (empat) demokrasi dalam peran dan fungsinya.
Demikian dikemukakan Deputy Organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Noven Saputera bahwa seorang jurnalis dalam menjalankan tugasnya dalam memberitakan suatu peristiwa atau fakta harus independen sesuai dengan suara hati nurani,tanpa adanya campur tangan orang lain dan berpihak kepada the owner untuk kepentingan sesuatu, Minggu (28/3/21).
Dikatakannya dengan independen, maka sebuah media akan menjadi Media yang mandiri,merdeka dan tidak bergantung kepada pihak manapun,sehingga dengan memiliki sikap mandiri maka dapat mempertahankan prinsip Kebenaran.
- Tim Futsal Setwan Sulut Pastikan Lolos Ke Babak Gugur : Sapu Bersih Kemenangan Di Penyisihan Group
- Rinny Silangen-Tamuntuan : Keberhasilan Suami Tak Lepas Peran dan Dukungan dari Seorang Istri
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
“Di dalam independen ada suatu sikap Netral, mendekati hal yang bersifat faktual, kebenaran Jurnalistik bukanlah bersifat mutlak,tetapi kebenaran yang bersifat fungsional”.lanjutnya.
Di tambahkan, Media independen sangatlah penting dan diperlukan masyarakat dalam menunjukan sebuah negara yang Demokratis.
“Forum Pers Independent Indonesia (FPII) adalah salah satu Organisasi Pers yang Independen berdasarkan UU Pers No.40 Tahun 1999 dan berada di Garda Terdepan dalam membela insan pers dari Kriminalisasi dan Diskriminasi terhadap wartawan, Karena Wartawan juga Manusia, yang bisa di bina bukan di binasakan.” Tutupnya. (Johnny)
Sumber : Presidium FPII







