Minahasa- Ketua TP PKK yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Minahasa Dra. Fenny Roring – Lumanauw, SIP, menghadiri pembukaan Festival Bunaken menampilkan berbagai kegiatan antara lain Pakaian Kebaya Minahasa. Bertempat di Malalayang Beach Walk Manado, Rabu (2/11/2022).
Kegiatan yang mengangkat Parawisata Provinsi Sulut terutama Kota Manado ini di buka Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, dan di hadiri Anggota DPR RI, Dra. Adriana C. Dondokambey M.Si,selaku Ketua Umum Festival Bunaken 2022, Ketua TP-PKK Provinsi Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan,selaku Ketua Dekranasda Sulut dan Sekretaris TP-PKK Provinsi Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos.
Ketua TP PKK Dra. Fenny Roring – Lumanau usai mengikuti kegiatan festival Bunaken menemui wartawan dan menyampaikan ajakan masyarakat Minahasa mari melestarikan pakaian Kebaya.
“Tentunya ini sangat perlu untuk mendorong agar pakaian kebaya Minahasa bisa ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya,” Ucapnya.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
Lanjut Fenny Lumanauw yang merupakan istri tercinta Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, menyampaikan penandatangani Deklarasi dukungan kebaya goes tu UNESCO.
Ketika pembukaan festival bunaken tersebut ikut menyuguhkan berbagai macam kegiatan menarik, diawali dengan parade busana yang menjadi pembuka.
Nampak ibu-ibu berparade mengenakan kebaya, yang diawali dari Monumen Coecalant dan berjalan kaki menuju Panggung Utama di Malalayang Beach Walk.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulut, Rita Tamuntuan berterima kasih kepada para wanita yang sudah berpartisipasi dalam parade budaya dengan mengenakan kebaya.
Rita Tamuntuan pun menyerukan slogan Mari jo torang pake kebaya. “Kebaya tidak hanya sebatas busana tapi simbol budaya nusantara, marijo torang pake kebaya” ujar Ketua TP PKK Provinsi Sulut. (*/Ronny)






