Bone Bolango-Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama menegaskan pentingnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam pengawasan pemilu sebagai bagian dari penguatan demokrasi yang inklusif. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Fasilitasi Pemahaman Kepemiluan di SLB Negeri Bone Bolango, Selasa (12/5/2026).
Menurut Sofyan, penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama dan harus diberi ruang untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama. Mereka harus hadir sebagai subjek demokrasi,” ujarnya.
Ia mengatakan pengawasan pemilu membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat untuk menekan potensi pelanggaran. Karena itu, Bawaslu Kabupaten Bone Bolango terus mendorong pengawasan partisipatif berbasis inklusivitas.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan SLB Negeri Bone Bolango terkait penguatan partisipasi pengawasan pemilu bagi penyandang disabilitas.(**IR)








