Mori Utara – PT Sinergi Perkebunan Nusantara (SPN) bekerjasama dengan UPT KPH Kehutanan Te Po Asa Aroa Morowali Utara, menyalurkan bantuan bibit berdaya unggul, berupa Durian Montong, Pala, Alpokat, Kemiri, Manohara, Ketapang Kencana dan Nantu, kepada masyarakat yang ada di 8 Desa di Kecamatan Mori Utara.
Kegiatan tersebut, merupakan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pihak Perusahaan dalam membantu masyarakat yang bermukim diwilayah lingkar sawit mereka. Adapun seremonial kegiatannya, di Pusatkan di Halaman Kantor PT SPN, Desa Lembontonara, Senin (22/11/21).
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kadis Kehutanan Provinsi Sulteng, Ir Nahardi, Dirut PT SPN, Misran, Kepala KPH Kehutanan Te Po Asa Aroa Morut, Aris Widjajanto, Forkopimda Kecamatan Mori Utara, Kepala Desa Se – Kecamatan Mori Utara, termasuk sejumlah tamu undangan.
Dirut PT SPN, Misran, mengatakan, pemberian bantuan CSR tersebut merupakan bukti nyata komitmen positif pihak Perusahaan, dalam membantu masyarakat yang berada di wilayah lingkar sawitnya.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Hubungan silahturahmi yang baik perlu kita pupuk bersama, apalagi saat ini kita masih dihadapi dengan pandemi Covid – 19. Harapan kami dengan di berikannya bantuan tersebut, dapat memicu peningkatan ekonomi masyarakat kedepannya. Untuk kali ini ada sekitar 15.000 bibit yang kita salurkan kepada masyarakat. Dan pada Januari 2022 nantinya, bantuan tersebut kembali kita akan gulirkan kepada masyarakat, ” tutur, Dirut PT SPN, Misran.
Bagai gayung bersambut, Kadis Kehutanan Provinsi Sulteng, Nahardi, juga mengatakan hal yang sama. Program tersebut kata dia, berbarengan dengan pencapaian Visi dan Misi Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura, yakni Pemberdayaan Masyarakat, khususnya di sektor ekonomi.
“Jika ekonomi masyarakat baik, pasti Hutan kita juga akan bagus. Tetapi sebaliknya, kalau ekonomi masyarakat tidak baik, pasti kita juga yang akan repot nantinya. Positifnya bantuan yang di berikan ini, muaranya bertujuan untuk mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat yang ada didaerah ini,Ujar Mantan Kadis Kehutanan Poso itu. (NAL)







