Manado- Keluarga Besar Lanud Sam Ratulangi, menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijiriah/2023 Masehi, bertempat di Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi, Manado. Rabu (11/10/2023).
Kegiaatan tersebut di hadiri Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Muhammad Mujib,S.E., M.M.,didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cab 9/ D.II Lanud Sam Ratulangi Ny. Yati M. Mujib.
Dalam sambutannya Komandan Lanud Sam Ratulangi mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW telah diutus Allah SWT sebagai pembawa risalah, cahaya, dan pesan rohaniah kepada seluruh umat Islam untuk beribadah kepada-Nya.
“Sebagai umat muslim, kita semua pasti sangat menghormati dan mengagumi beliau sebagai Al-Amin dan Rahmatan Lil Alamin dengan mengikuti keteladanan beliau yang luar biasa, sejak sebelum menjadi Nabi hingga kerasulannya,” kata Danlanud Sam Ratulangi.
- Jalin Komitmen Bersama KPK Dan Pemda Se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN : Untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bangun Motivasi Jajaran, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri Penghargaan kepada Satker Pengelola Kearsipan Terbaik
- Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan
Melalui peringatan ini, lanjutnya, mari tingkatkan keimanan, ketaqwaan dan memantapkan diri sebagai prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara, secara khusus Lanud Sam Ratulangi yang bertaqwa kepada Allah SWT, sekaligus merefleksi diri dengan bertanya sejauh mana keimanan dan keislaman dan sejauh mana memahami serta mengamalkan ajaran-ajaran Nabi Besar Muhammad SAW.
Bertemakan “Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi, dan Bertekad Menjadi Teladan”, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2023 M mengundang Ustad H. Guntur Bilulu, S.Ag., sebagai penceramah.
Dikatakan bahwa sosok Nabi Muhammad SAW adalah inspirasi bagi dunia, karena sesungguhnya Rasulullah merupakan rahmat bagi seluruh alam sebagai suri tauladan bagi umat muslim untuk melakukan apa yang telah di ajarkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang paling mulia dan berakhlakul karimah, sehingga sejak kelahirannya sampai dengan wafat, ajaran agamanya terus akan kita bawa. Inilah peringatan Maulid bukan hanya sekedar merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW tetapi kita diminta juga untuk mengikuti jejak-jejak apa yang beliau bawakan,” jelasnya. (*/Mal)








