KOTAMOBAGU – Semakin meningkatnya penyebaran Corona Virus Desease (Covid 19) di Kotamobagu, Walikota Ir Tatong Bara mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwako) nomor 42 tahun 2020 tentang penerapan disipiln dan penegakan hukum protokol kesehatan.
Perwako tersebut sesuai Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19.
Disamping itu, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19 di Kota Kotamobagu.
Dalam Perwako disebutkan sanksi perorangan bagi yang melanggar seperti teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial atau dikenakan sangsi administrasi berupa denda sebanyak Rp 100 ribu.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Sedangkan, untuk pelaku usaha, pengelola penyelenggara, penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar ketentuan dikenakan tindakan administrasi berupa denda sebesar Rp250 ribu, atau dihentikan sementara tempat operasional usaha dan pencabutan ijin usaha.
Selain itu, Walikota Tatong Bara juga menginstruksikan serta menugaskan seluruh SKPD serta perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan penerintahan, kesehatan, Forkopimda, Camat, lurah/Kepala Desa (sangadi), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta unsur terkait untuk melakukan sosialisasi, informasi serta melakukan edukasi cara pengendalian serta pencegahan Covid 19 bagi masyarakat Kota Kotamobagu. (*)






