Karyawan PT Air Manado Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kost

Manado – Warga Kelurahan Malalayang Satu Timur, Lingkungan IV , Kecamatan Malalayang, dihebohkan dengan adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki. Setelah diidentifikasi mayat tersebut berinisial Ifanly Jefender Wokas (30). Karyawan PT Air Manado ini temukan tewas di dalam kamar Kos Hanna, Jalan Krida, Kecamatan Malalayang, Minggu (2/8) sekitar 21.00 Wita.

Menurut keterangan saksi Imansyo Mon Akihary (21), warga Kelurahan Malalayang Satu Timur, Lingkungan IV, Kecamatan Malalayang, mengatakan sekitar pukul 03.30 Wita, korban sempat mendatangi kamar saksi dan meminta minuman yang manis-manis. Kemudian korban meminta saksi untuk membelikan susu Bear Breand dan Yakult.

“Saya pergi ke warung untuk membelikan susu Bear Breand dan memberikan susu tersebut kepada Dia (korban). Saat itu juga dia langsung masuk ke dalam kamar kosnya,” ujar Akihary.

Sekira pukul 21.00 Wita, saksi Aprilia Mundung (24), warga Desa Suluun, Kecamatan Tareran, Minahasa Selatan (Minsel), datang ke tempat kos korban dan mengetuk pintu kamar. Namun disitu tidak ada jawaban dari korban. Sehingga saksi langsung membuka pintu kamar kos korban yang saat itu tidak terkunci.

“Saat saya menyalakan lampu kamar Dia (korban), saya menemukannya sudah tergeletak di atas tempat tidur sambil memeluk bantal guling,” tutur dia.

Melihat hal tersebut, saksi kemudian menghubungi lelaki Dani Lantu (39), warga Kelurahan Paal Dua, Lingkungan III, Kecamatan Paal Dua. Mendengar kabar dari saksi Aprilia bahwa korban sudah tergeletak didalam kamar, saksi Dani langsung masuk ke dalam kamar kos korban dan langsung mengecek nadi di bagian tangan dan pahanya. Saksi Dani pun mendapati korban sudah tidak bernyawa.

Terpisah, menurut saksi Novica Watuseke (25), penghuni kamar kos yang bersebelahan dengan kamar korban, mendengar ada suara yang dari kamar sebelah yang berteriak kesakitan.

“Pagi hari sekira pukul 06.00 Wita, saya tidak melihat ke kamar kos Dia (korban). Karena saya mengira dia sedang mabuk, kemudian saya keluar dari tempat kos pada sekira pukul 07.00 Wita,” ucapnya.

Setelah saksi kembali sekira pukul 23.00 Wita, saksi Novica mendengar kabar bahwa korban sudah meninggal dunia. Mendengar adanya kejadian tersebut, anggota Polsek Malalayang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan evakuasi kepada korban.

Sementara itu, Kapolsek Malalayang AKP Verry Alvander Liwutang, saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda M Pasaribu, membenarkan adanya peristiwa tersebut tersebut.

“Di dalam mobil korban yang terparkir di parkiran kos ditemukan lembar surat keterangan berdomosili yang dibelakangnya ada tulisan ‘Untuk semua Ifan mohon maaf yang sebesar-besarnya’. Untuk penyebab kematian korban masih diselidiki pihak kami,” pungkas Pasaribu. (Dwi)

Loading