Sulut-Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan menyatakan sinergitas antara jajaran kepolisian dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara harus terus berkesinambungan.
“Sinergi antara Polda Sulut dengan PWI Sulut sangat diperlukan. Sebab, pihak kepolisian perlu masukan informasi dari wartawan (PWI) juga sebaliknya,” kata Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan saat menjamu sejumlah Pengurus PWI Sulut, di Kantor Polda Sulut, Kamis (16/5/2024).
Kehadiran sejumlah Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut disambut positif.
Dalam pertemuan dan dialog yang berlangsung 1 jam lebih dalam suasana penuh keakraban.
- Wali Kota Caroll Senduk Promosikan Potensi Investasi dan Pariwisata Tomohon di FLEI 2026
- Polemik Tanah Sisa, Komisi III DPRD Sulut Panggil Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Jalan Tol Manado-Bitung
- Kawal Kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo, PLN UID Suluttenggo Berhasil Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan
Pengurus PWI Sulut dipimpin Ketua PWI Drs Voucke Lontaan bersama Sekretaris PWI Merson Simbolon, MSi, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum, Adrianus Pusungunaung, dan Pengurus SIWO PWI Sulut Irfan Sembeng, Meky Kodoaty.
Sementara Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan didampingi Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil. S.I.K, MH dan Direktur Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Heri Wahyudi. S.I.K, MM.
Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan yang tampak murah senyum menambahkan, wartawan dalam menjalankan tugasnya di lapangan harus profesional dan tentu dalam pembuatan berita harus sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
“Produk jurnalistik harus berimbang, jangan sepihak. Perlu ada konfirmasi sebelum informasi yang diperoleh dipublikasikan,” saran Kapolda.
Sementara itu Ketua PWI Sulut Drs Voucke Lontaan mengatakan, Kode Etik Jurnalistik adalah dasar hakiki yang harus diperhatikan seorang wartawan.
“Kita wartawan harus memberitakan sesuai dengan fakta yang akurat, tidak boleh suatu berita dicampur dengan opini,” ujarnya. (*)






