Sulut-Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) adalah gerakan gotong royong masyarakat untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting, serta untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan stunting,
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Kamis (05/12/2024) menggelar Peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) secara serentak seluruh Indonesia Kegiatan ini di pusatkan di Dusun Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN Dr. H. Wihaji,S.Ag.M.Pd, Wamen Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka,S.Sos, Kementrian terkait, Jajaran Kemendukbangga BKKBN RI, dan para undangan lainnya mengikuti secara Luring dan Perwakilan BKKBN Se- Indonesia mengikuti secara Daring.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara Ir. Diano Tino Tandaju, ST. M.Erg , di dampingi Kadis PPKB Kota Manado Ir. Macky F. E Gosal, M.Si , Kasiter Kolonel Lucy Sonny Maramis, A.Md,Kep mewakili Danrem 131 Santiago. Kasiter Kolonel Lucy Sonny Maramis, A.Md,Kep, mengikuti Secara Daring Peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Gerakan bantuan bagi keluarga berisiko stunting melalui kepedulian berbagai pihak sebagai orang tua asuh yang dilaksanakan oleh Pemerintah PEMDA, Swasta BUMN, BUMD, Individu/Perorangan, LSM/komunitas Perguruan Tinggi/Akademisi serta Media, dan difasilitasi oleh Petugas Lapangan KB (PLKB) atau Kader BKKBN.
Sasarannya adalah Ibu Hamil, Ibu yang memiliki Baduta/Menyusui, Baduta 0-23 bulan, Balita 24-59 bulan dari Keluarga Berisiko Stunting Miskin selama 1000 Hari Pertama Kehidupan Negara punya kewajiban, tetapi jangan semuanya digantungkan kepada negara. Masyarakat juga bisa terlibat sebagai orang tua asuh.
Masyarakat dapat memilih memberi bantuan, mau dalam bentuk nutrisi, nonnutrisi, akses air bersih, atau edukasi, sederhana saja, rakyat hari ini butuh kehadiran kita bersama.
Sebagai bentuk kepedulian telah dilaksanakan penanda tanganan Akad Peduli Stunting oleh Kadis PPKB Kota Manado an. Brigita Gappa Kategori Baduta dan Balita Bentuk Bantuan Nutrisi dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut .
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut mengatakan dengan Peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) akan menuntaskan Stunting di Provinsi Sulawesi Utara, dan meningkatkan kerjasama dan kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Di penghujung kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN, Kadis PPKB Kota Manado, dan Danrem 131 Santiago, Sekban Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut menyerahkan Bantuan kepada anak- anak stunting dari Kota Manado disaksikan.
Turut mendampingi Kaper BKKBN Sulut, Sekban Lady D Ante,Spd.MAP dan Jajaran Perwakilan BKKBNProvinsi Sulawesi Utara, Bappeda, Disdukcapil Provinsi, Tim Pendamping Keluarga , PLKB dan Kader. (*/Jm)







