Sulut-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg membuka kegiatan Pelatihan Teknis Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas) bagi Fasilitator Tingkat Kabupaten/Kota, bertempat di Kota Kotamobagu, Kamis (14/12/2023).
Kegiatan yang di laksnakan secara daring yang dilaksanakan melalui Virtual Meeting ini di hadiri Ketua Pokja Pelatihan dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut,Kepala Dinas OPD-KB Kab/Kota serta para narasumber.
Dalam sambutannya, Kaper BKKBN Sulut mengatakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sangatlah penting, karena menentukan dasar dan perkembangan di masa depan.
“Ini adalah jendela peluang yang unik dan kritis Ketika fondasi Kesehatan pertumbuhan dan perkembangan saraf yang optimal didirikan (UNICEF). Berbagai aspek perkembangan tidak terisolasi dan berdiri sendiri satu sama lain, tetapi saling berinteraksi dan mempengaruhi.” jelas Tandaju.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
Lanjut di katakan Kaper BKKBN Sulut. tantangan dalam satu aspek dapat menghambat perkembangan aspek lainnya. Ini adalah jendela peluang yang unik dan kritis Ketika fondasi Kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan saraf yang optimal didirikan (UNICEF).
“Oleh karena itu, semua aspek yang mempengaruhi perkembangan sama pentingnya dan semuanya perlu diupayakan agar dapat berkembang secara optimal.” Pungkas Tandaju.
Kegiatan tersebut turut di hadiri secara daring, peserta yang mengikuti Pelatihan Teknis Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas) bagi Fasilitator Tingkat Kabupaten / Kota, Kader BKB Kab/Kota, PLKB Kab/Kota. (*J.Mo)





