Morut-Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kabupaten Morowali Utara (Morut), kembali menghidupkan rutinitas program Selasa Serap Ilmu Serap Pengetahuan Morowali Utara (SARASEHANMU), pada Selasa (21/04/2026).
Pertemuan kali ini terasa spesial, karena menjadi momentum perdana bagi para PPPK yang baru saja bergabung di lingkungan Kantah ATR/BPN Morut.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi, sekaligus pemaparan materi mengenai urgensi Zona Integritas (ZI) dan strategi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantah ATR/BPN Morut, Athifa Ramadhani, dalam arahannya, menekankan 4 pilar utama bagi seluruh pegawai, dengan cara perlu memahami SOP secara mendalam sebagai dasar bekerja, bukan berdasarkan asumsi atau ‘ katanya’, menjaga institusi dengan menolak pemberian atau grativikasi, memaksimalkan bentuk teknologi untuk mempercepat ritme kerja, serta selalu bersikap ramah dan informatif, demi terwujudnya kepuasan masyarakat secara maksimal.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Bupati Minut Pnt. Dr. Joune Ganda Hadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri
Melengkapi arahan tersebut, Ketua Pokja 2 turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam penggunaan aplikasi e- Office. Ia kembali menekan, agar seluruh pegawai tidak menyepelekan hal- hal administratif yang terlihat sederhana, namun berdampak besar pada tertib administrasi institusi secara keseluruhan.
Usai sesi pemaparan materi yang cukup padat, suasana formal seketika mencair saat memasuki sesi yang paling dinantikan, yakni Games Kahoot. Ditengah rutinitas kerja yang menyita energi, kompetisi digital ini menjadi oase yang menyegarkan bagi seluruh peserta, khususnya bagi para PPPK baru yang pertama kali merasakan keseruan budaya kerja di lingkungan Kantah ATR/ BPN Morut.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, bahkan beberapa orang di antaranya merasa jumlah soal yang disajikan masih kurang. Soal- soal penutup yang dirancang dengan sentuhan jenaka, tanpa mengesampingkan nilai- nilai inti ZI, berhasil memicu gelak tawa semakin membangun keakraban antar pegawai.
Kegiatan SARASEHANMU ditutup dengan penuh keceriaan, lewat penyerahan hadiah bagi para peserta yang berhasil menduduki tiga besar podium utama. (Hms ATR/BPN/NAL)








