Manado,-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, Senin (7/4) siang menghadiri perayaan Lebaran Ketupat di kediaman H. Midun Loho di Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting Kota Manado.
Menurut Ulyas Taha, perayaan Halal bi Halal atau Lebaran Ketupat di Mahawu pada khususnya sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat sejak tahun 1980-an. Ini sebagai bentuk pelestarian budaya serta mempererat silaturahmi antarwarga.
“Lebaran Ketupat ini adalah perayaan yang dilaksanakan oleh umat Islam setelah seminggu dari hari Lebaran atau 1 Syawal. Dimana pelaksanaannya jatuh pada setiap 8 Syawal,” ucap Taha.
Lanjut dikatakan Ketua PWNU Sulut ini, kedatangannya bersama jajaran pengurus NU Sulut di beberapa tokoh pengurus NU Sulut di Mahawu itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi.
- Dekopinda Minut Peringati HUT Koperasi ke-79, Pemkab Apresiasi Pasar Murah untuk Masyarakat
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
“Tradisi perayaan Ketupat ini patut untuk kita terus pelihara bersama. Karena perayaan Halal bi Halal ini lebih ditonjolkan adalah silaturahmi tanpa memandang pangkat, suku, golongan agama, bahasa ataupun ras,” kata Taha.
Taha juga menjelaskan, silaturahmi ini sudah menjadi tradisi yang terus menerus dilaksanakan khususnya oleh warga Mahawu. Oleh sebab itu silaturahmi ini harus terus dipupuk dan dipelihara sehingga akan terbangun kerukunan umat beragama di Kota Manado pada khususnya dan Sulawesi Utara pada umumnya.
“Silaturahmi ini harus dijaga sehingga semakin kuat kerukunan antar umat beragama nantinya. Ketika persaudaraan semakin kuat maka muaranya adalah program pemerintahan YSK-Victor di Sulawesi Utara bisa berjalan lebih baik,” tukas Taha. (nav)






