Manado-Kadisops Lanud Sam Ratulangi Letkol Pas Togap M. Siburian, menghadiri Executive Summary Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Angkatan Ke-51 Sesko TNI di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado. Jumat (28/7/2023).
Bertemakan “Penataan Wilayah Pertahanan dalam Menghadapi Potensi Ancaman”. Acara ini dibuka oleh Dankorsis Sesko TNI Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara Steve H.A. Kepel, S.T., M.Si. Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, S.E.
Pada kesempatan itu, Sekdaprov Kepel mengapresiasi Lembaga Pendidikan Sesko TNI atas komitmennya mencari informasi mengenai sumber daya nasional dalam rangka mendukung pertahanan negara.
“Sulawesi Utara berada di wilayah timur Indonesia yang letak geografisnya berada di perbatasan negara sehingga mengharuskan kita untuk siap menghadapi berbagai potensi ancaman,” ujarnya.
- Bupati Delis Lepas Peserta Morut Sulteng, Berlaga di Ajang Pesparawi Nasional XIV 2026 Manokwari Papua Barat
- Open Tournament Paulus Bermazmur Berakhir, Utusan Bukit Moria Winangun dan Bait-El Eris Jawara Kategori P/KB dan W/KI
- Gerakan Literasi 403 Kota Manado Dibuka, Generasi Muda Diajak Perkuat Karakter dan Kecakapan Digital
Sejalan dengan visi pembangunan daerah Sulawesi Utara, lanjutnya, penataan wilayah pertahanan yang efektif dan adaptif merupakan hal yang tak terpisahkan dari upaya mencapai visi tersebut.
“Saya berharap hasil KKDN ini dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan wilayah pertahanan Sulawesi Utara dan dapat menjadi panduan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan wilayah pertahanan,” jelasnya.
Sementara itu, Dansesko TNI Marsdya TNI Kusworo, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan Dankorsis Sesko TNI mengatakan bahwa KKDN merupakan salah satu program pendidikan yang bertujuan agar para Pasis mampu menganalisa dan menggali data tentang potensi sumber daya nasional serta kemampuan nyata pertahanan negara di Provinsi Sulawesi Utara.
“Melalui executive summary KKDN, diharapkan tersusun rangkuman naskah konsep pengembangan sumber daya nasional di Sulawesi Utara guna mendukung pertahanan negara,” tegasnya. (*/Mal)







