Minut-Bupati Minahasa Utara dan Danlanud Sam Ratulangi Samakan Langkah Antisipasi Dampak El Nino
Ancaman dampak fenomena El Nino menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Untuk memperkuat langkah antisipasi, Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, bersama Komandan Lanud Sam Ratulangi, Marsma TNI Yoyon Kuscahyono, S.Sos., menyepakati penguatan koordinasi lintas sektor saat pertemuan di Kantor Bupati Minahasa Utara, Selasa (4/8/2026).
Kesepakatan tersebut lahir dalam agenda silaturahmi yang sekaligus menjadi wadah mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan TNI Angkatan Udara dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, termasuk potensi musim kering ekstrem akibat El Nino.
Bupati Joune Ganda menegaskan, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting untuk memastikan kesiapan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari berbagai risiko yang mungkin muncul akibat perubahan iklim.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Menurutnya, sinergi tidak hanya diperlukan dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga untuk memperkuat respons terhadap potensi bencana yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan pelayanan publik.
Sementara itu, Marsma TNI Yoyon Kuscahyono menjelaskan, kunjungannya merupakan bagian dari upaya mempererat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah sebagai mitra strategis.
Ia menilai hubungan yang telah terbangun selama ini perlu terus diperkuat agar kerja sama yang terjalin mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi yang solid akan menjadi modal penting dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam mendukung program pembangunan maupun menjaga situasi yang tetap aman dan kondusif,” ujar Yoyon.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat meningkatkan koordinasi dan langkah-langkah antisipatif guna meminimalkan dampak El Nino di Kabupaten Minahasa Utara. Komitmen tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah dan TNI, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal di tengah potensi ancaman musim kering.
Selain membahas isu kebencanaan, pertemuan juga menjadi momentum memperkokoh hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan Lanud Sam Ratulangi dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Agenda silaturahmi ditutup dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan kedua institusi serta komitmen untuk terus membangun kolaborasi yang produktif demi kemajuan Kabupaten Minahasa Utara. (*)






