Minsel – Bencana alam abrasi pantai terjadi di jalan raya Kawasan Boulevard Kecamatan Amurang, Kabupaten Minsel, pada Rabu (15/06/2022) siang.
Ambruknya jembatan di area ikon ‘I Am Amurang’ ini mengakibatkan akses jalan sepanjang kurang lebih 500 meter yang menghubungkan Kelurahan Uwuran Satu dan Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, terputus.
Selain jembatan dan jalan, terpantau sejumlah bangunan rumah warga, fasilitas publik serta sebagian kios Pasar Amurang rusak parah bahkan ada yang tenggelam.
Informasi dari masyarakat setempat, kurang lebih lima belasan rumah Dan penginapan hancur terhisap air laut.
- Hari Ke-2 IGA Kota Kotamobag : OPD Unjuk Gigi Lewat Inovasi Pelayanan Publik Dari Puskesmas hingga Satpol-PP
- Bantu Masyarakat Manado Tua dan Siladen, PDAM Wanua Wenang Gandeng Polairud Polda Sulut Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih
- Zaldi Amir : Setiap Pegawai Harus Konsisten Jaga Integritas, Tidak Bocorkan Rahasia Jabatan
Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK; bersama para Pejabat Utama, perwira dan personel piket fungsi langsung mendatangi lokasi bencana alam.
Menggunakan perahu nelayan, Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK; bersama Kajari Minsel Budi Hartono, SH, M.Hum, pejabat BPBD, serta pemerintah Kelurahan dan Kecamatan, memantau langsung kondisi kerusakan di area bencana.
“Tindakan yang segera kami lakukan yaitu memasang police line di lokasi bencana, dan membantu proses evakuasi warga, mendirikan tenda darurat sebagai posko pengamanan, bersama unsur Forkopimda Minsel menggelar rapat terbatas kaitan dengan mitigasi atau penanggulangan bencana alam,” ujar Kapolres Minsel.
Polres Minsel juga terus menyampaikan himbauan kepada warga agar menjauhi area lokasi bencana guna mencegah terjadinya korban jiwa.
Terpantau hingga saat ini, Kapolres Minsel bersama personel gabungan TNI/Polri, BPBD dan instansi terkait lainnya, masih terus siaga di lokasi bencana.
“Untuk korban bencana alam saat ini masih terus kami lakukan penyelidikan dari unsur intelijen. Kami minta agar warga, khususnya yang berdomisili di seputaran area bencana agar tidak panik berlebihan, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan,” pungkas Kapolres. (QQ)







