VSSulut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Media Gethering bahas terkait media sosial vs media konvensional.Bertempat di Hotel Arya Duta, Rabu (29/01/2020).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi pemilihan Kepala Daerah secara serentak di Provinsi Sulut dengan menghadirkan Komisioner Dewan Pers Indonesia Agus Sudibyo.
Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh mengatakan berkembangnya segala bentuk media membuat KPU Sulut mengedepankan mekanisme dan proses menyampaikan informasi.
“Keterbukaan informasi publik adalah penting dilakukan dan itu sedang dan akan kami sampaikan. Media konvensional tentunya dibutuhkan oleh KPU untuk menyampaikan kepada publik,” Ujar Mewoh di dampingi Komisioner KPU Salman Sahelangi.
- Berkontribusi Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
- Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
- Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari
Sementara itu, Komisioner Dewan Pers Indonesia Agus Sudibyo menjelaskan bahwa media konvensional harus bisa mengimbangi cepatnya informasi dari media sosial.
“Sekedar diketahui bahwa verfikasi Perusahan Pers dan wartawan bukan menjadi syarat khusus, tapi ini adalah syarat minimal,” jelasnya. (*/JM)






