Tomohon-Menjelang hari raya Paskah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melaksanakan program Gerakan Pangan Murah (GPM). Pembukaan kegiatan GPM dilaksanakan di aula kantor kecamatan Tomohon Utara, Kamis (10/04/2025).
Mewakili Wali Kota, Caroll Senduk, S.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Dra. Lily Solang, M.M.
Dikatakan Silang, isu ketersediaan dan kenaikan harga pangan pokok selalu menjadi sorotan menjelang hari-hari raya keagamaan. Disebabkan volume ketersediaan bahan pokok yang tersedia, berbarengan dengan tingginya permintaan masyarakat pada periode menjelang hari raya. Sementara, dalam waktu dekat ini akan menghadapi hari raya Paskah bagi umat Kristiani.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, ada kebijakan pemerintah daerah dalam urusan peningkatan ketahanan pangan. Adalah pemenuhan ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga pangan. Ini juga sudah terintegrasi dengan misi Pemkot Tomohon, yakni mewujudkan ketahanan pangan dan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Juga bagian dari rencana strategis jangka menengah daerah.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Dalam rangka menghadapi perayaan hari raya Paskah, pemerintah melakukan tindakan nyata melalui Gerakan Pangan Murah. Ini bertujuan, membantu menyediakan pangan murah dan terjangkau, meringankan beban pengeluaran masyarakat menjelang perayaan Paskah tahun 2025,” ujar Silang membaca sambutan Wali Kota Tomohon.
Di momen yang sama, Ketua TP-PKK Daerah Kota Tomohon, drg. Jeand`arc Karundeng menambahkan, program GPM ini bukan baru dimulai saat ini, tapi sejak tahun-tahum yang berlalu. Karena keterbatasan anggaran, program ini tidak bisa dilaksanakan setiap bulan dan tak langsung menjangkau 44 kelurahan di kota Tomohon. Kata dia, tujuan GPM untuk membantu masyarakat agar mendapatkan pangan lebih murah daripada beli di pasar.
“Kiranya dengan adanya GPM, masyarakat boleh terbantu. Ini merupakan sinergitas antara Pemerintah Kota Tomohon, Bank Negara Indonesia dan pelaku-pelaku usaha pangan,” tutur Karundeng.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pangan Kota Tomohon, Novi kainde, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Stevy Pioh dan masyarakat. (*/Red)





